Benda pusaka berupa tatah, di Jepara dikembangkan dengan jumlah 30 tatah terdiri dari 10 bilah tatah penyilat dan 20 bilah tata penguku. Sedangkan untuk tambahan antara lain, 4 bilah tatah coret, 7 bilah tatah coret bengkok. 10 bilah tatah kol, 2 bilah tatah kol bengkok. 7 bilah tatah propil, 6 bilah tatah penyilat bengkok, 4 bilah tatah pengot dan 5 buah tatah buluk. Masing-masing tatah atau pisau pahat mempunyai fungsi yang berbeda-beda, sehingga menghasilkan seni ukir yang bernilai tinggi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sungging prabangkara